⚙MechLearning

Termodinamika: Hukum Pertama & Sifat Zat Kerja

Termodinamika adalah bahasa semua mesin dan sistem energi — dari mesin diesel kapal sampai sistem pendingin reefer. Modul ini membahas sistem & batas sistem, properti, hukum pertama (kekekalan energi), tabel uap, dan cara membedakan proses-proses termodinamika.

◈ Ilmu Termal⏱ 4-5 jam

Mengapa termodinamika penting bagi mechanical engineer

Setiap alat yang mengubah energi termal menjadi kerja (mesin) atau sebaliknya (pendingin, pompa kalor) tunduk pada hukum termodinamika. Di kapal: mesin induk (main engine), generator diesel, boiler, fresh water generator, sistem pendingin ruang muat. Di galangan: shop painting dengan oven, compressed air, sistem HVAC. Tidak ada yang lolos dari hukum pertama.

Konsep kunci

1. Sistem, batas sistem, dan lingkungan

  • Sistem: volume yang kita pilih untuk dianalisis.
  • Batas sistem (boundary): permukaan pemisah, boleh tetap atau bergerak.
  • Lingkungan: semua di luar batas.

Tiga jenis sistem klasik:

Jenis Massa Energi (panas/kerja)
Tertutup (closed) tidak lewat boleh lewat
Terbuka (open / CV) lewat lewat
Terisolasi tidak lewat tidak lewat

Penting untuk analisis mesin: silinder mesin dengan katup tertutup = sistem tertutup (massa gas tetap, tapi piston bisa bergerak). Turbocharger, kondensor, pompa = volume kontrol (open system) karena fluida mengalir masuk-keluar terus.

2. Properti, keadaan, dan proses

Properti adalah besaran yang hanya tergantung keadaan, bukan cara mencapainya (path-independent): tekanan P, suhu T, volume spesifik v, entalpi h, entropi s, energi dalam u.

Keadaan (state): kondisi sistem yang didefinisikan oleh dua properti independen. Proses: perubahan dari keadaan 1 ke keadaan 2.

Fungsi keadaan vs fungsi lintasan: Δu, Δh hanya tergantung keadaan awal-akhir. Panas Q dan kerja W bukan properti — bergantung pada lintasan.

3. Tabel uap & bagan Mollier

Untuk fluida termodinamika nyata (air, refrigeran), hubungan P-v-T tidak ideal. Gunakan tabel uap:

  • Keadaan terkompresi (subcooled): cairan di bawah suhu jenuh pada tekanan itu
  • Keadaan jenuh (saturated): cairan & uap berada dalam kesetimbangan — tekanan dan suhu tidak independen (di sini kualitas x berlaku: x = mv/(mv+ml), nilai 0 = cairan jenuh, 1 = uap jenuh)
  • Keadaan superpanas (superheated): uap di atas suhu jenuh pada tekanan itu
v = vf + x·(vg - vf)
u = uf + x·(ug - uf)
h = hf + x·(hg - hf)

4. Hukum pertama untuk sistem tertutup

ΔU = Q - W
  • Q panas: masuk ke sistem positif
  • W kerja: dilakukan oleh sistem positif (sistem mengembang mendorong piston)
  • Untuk gas ideal: ΔU = m·cv·ΔT

Bentuk laju untuk volume kontrol (yang dipakai untuk mesin sungguhan):

Q̇ - Ẇ = Σṁ_out·(h + V²/2 + gz)_out - Σṁ_in·(h + V²/2 + gz)_in

Catatan penting: entri pakai entalpi h = u + Pv, bukan energi dalam, karena fluida yang masuk harus didorong masuk melawan tekanan sistem (flow work).

5. Jenis proses yang sering muncul

Proses Sifat Implikasi
Isokhorik V tetap tidak ada kerja P-V; Q = ΔU
Isobarik P tetap W = P·ΔV
Isotermal T tetap ΔU = 0 (gas ideal); Q = W
Adiabatik Q = 0 W = -ΔU; adiabatik reversibel isentropik (Δs = 0)
Politropik Pv^n = C rumus umum untuk semua di atas

Langkah penyelesaian soal hukum pertama

  1. Pilih sistem dan gambarkan batasnya (closed atau CV?).
  2. Tentukan keadaan awal & akhir — cukupkah datanya? Gunakan tabel uap bila air, gas ideal bila pada suhu tinggi/tekanan rendah.
  3. Tulis persamaan energi (closed atau CV).
  4. Asumsikan yang patut diasumsikan dan tulis asumsinya: aliran tunak (steady state), perubahan KE/PE diabaikan, adiabatik bila isolasi tebal.
  5. Hitung properti dari tabel/rumus gas ideal.
  6. Hitung Q atau W dan beri tanda yang benar.
  7. Cek: apakah hasilnya masuk akal? Panas masuk harus menaikkan energi atau menghasilkan kerja.

Aplikasi di kapal & galangan

  • Mesin diesel dua-langkah: siklus Otto/Diesel ideal → efisiensi termal η = 1 - 1/r^(γ-1) (Otto). Ini menentukan SFOC (specific fuel oil consumption).
  • Turbocharger: volume kontrol adiabatik — kerja dari gas buang memompa udara masuk.
  • Fresh water generator: penguapan air laut memakai panas sisa air pendingin jaket (jacket water) — murni pertukaran kalor yang menahan hukum pertama.
  • Reefer container / cold storage: siklus refrigerasi kompresi uap — evaporator menyerap panas muatan, kondensor membuangnya.
  • Boiler & economizer: air dipanaskan bertahap; pemahaman keadaan jenuh penting untuk mencegah kerak (scaling) dan carry-over.

Ringkasan rumus

Konsep Rumus Keterangan
Hukum pertama (closed) ΔU = Q - W tanda: panas masuk +, kerja keluar +
Kerja P-V W = ∫P dV isobarik: P·ΔV
Enthalpi h = u + Pv flow work termasuk
Hukum pertama (CV tunak) Q̇ - Ẇ = ṁ·Δ(h + V²/2 + gz) single-in/single-out
Kualitas uap x = mv/(mv+ml) hanya di wilayah jenuh
Campuran jenuh h = hf + x·(hg-hf) idem untuk v, u, s
Efisiensi siklus η = W_net / Q_in selalu < 1

Sumber belajar

▶

What is the First Law of Thermodynamics?

The Efficient Engineer ·

Dasar hukum pertama: ΔU = Q − W, dengan animasi mesin uap sebagai motivasi historis.

▶

The First Law of Thermodynamics | Thermodynamics | (Solved Examples)

Question Solutions ·

Contoh soal hukum pertama untuk sistem tertutup dan volume kontrol.

◈

Thermodynamics: An Engineering Approach

Cengel & Boles ·

Bab 1-5 (sistem, properti, hukum pertama, hukum kedua). Buku teks standar.

▶

Termodinamika Part 1: Hukum I Isobarik Isokhorik Isotermik Adiabatik

Jendela Sains ·

Bahasa Indonesia, jenis proses satu per satu dengan contoh.

▶

Pengenalan dan Silabus TERMO I

KULIAH TEKNIK [ENGINEERING LECTURES] ·

Gambaran peta mata kuliah termodinamika dari awal.

▶

Termodinamika Kuliah 1 - Pendahuluan dan Konsep Dasar

Kelas Pak Chris ·

Sistem, batas sistem, dan properti dari nol.

▶

Hukum 1 Termodinamika Fisika Kelas 11 - Part 1

Justin Leonardo ·

Level SMA, pemanasan ulang hukum pertama yang cepat.

Latihan soal

Skor:0/3belum dijawab

Soal 1. Sistem tertutup menerima 500 J panas dan melakukan 200 J kerja. Berapa perubahan energi dalamnya?

Soal 2. Pada proses isotermal gas ideal, pernyataan yang benar adalah:

Soal 3. Kualitas uap (x) didefinisikan sebagai: